• Loading stock data...

Rakor Program BPNT Malaka Hasilkan Tujuh Rekomendasi

Betun, BisnisNusantara.com-Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghasilkan tujuh rekomendasi.

Rakor tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Bakiruk Kecamatan Malaka, Kamis (25/11/2021). Kegiatan ini melibatkan pihak Bulog Cabang Atambua, Dinas Sosial Kabupaten Malaka, BRI Cabang Betun dan para pengelola e-Warung yang biasa disebut agen.

Pihak Bulog Atambua dihadiri langsung Naomi Uly selaku Pimpinan Cabang, Kadinsos Kabupaten Malaka Folgen Fahik, perwakilan BRI Cabang Betun Dionisius Bere dan para agen.

Rakor ini diawali dengan penjelasan Naomi, Folgen dan Dionisius. Dilanjutkan dengan sesi dialog dengan para agen.

Dari pemaparan Naomi, Folgen dan Dionisius disertai keluh-kesah para agen, dihasilkan tujuh rekomendasi.

Ke-7 rekomendasi itu adalah:
Pertama, semua pihak yang terlibat pelaksanaan Program BPNT Sembako Kabupaten Malaka berkewajiban menaati seluruh ketentuan yang diperintahkan dalam setiap rujukan aturan yang dikeluarkan Kementerian Sosial RI.

Suasana dialog peserta Rakor Program BPNT di Kabupaten Malaka di Aula Kantor Desa Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (25/11/2021). (Foto: Istimewa).

Kedua, Prinsip 6 (enam) Tepat yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Kualitas, Tepat Waktu dan Tepat Administrasi, yang tertuang dalam Permensos Nomor 05 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Bantuan Pangan Non Tunai Sembako wajib dijalankan Pelaksana Program BPNT Sembako Kabupaten Malaka.

Baca Juga:  Bupati Malaka Simon Nahak Serahkan Sumbangan Hewan Kurban kepada Umat Islam

Ketiga, pemilihan Bulog Divre Atambua sebagai penyedia komoditas BPNT merupakan kesepakatan antara e-Warung dan Perum Bulog Divre Atambua sesuai surat Edaran Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 01/MS/K/07/2019, Tanggal 15 Juli 2019 Perihal Perum Bulog sebagai penyedia komoditas BPNT.

Keempat, Dinas Sosial sebagai dinas teknis pelaksana Program BPNT Sembako di kabupaten wajib melakukan pengawasan atas pelaksanaan Program BPNT sembako sehingga berjalan dengan lancar dan aman sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  2.181 Ha Lahan Pertanian Rusak Total Diterjang Banjir Bandang di Desa Fatoin-Malaka

Kelima, peran instansi pelaksana Program BPNT Sembako di Kabupaten Malaka dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Perum Bulog Divre Atambua, BRI Cabang Atambua dan BRI Unit Betun yang ada di Kabupaten Malaka perlu terus ditingkatkan sesuai kewenangannya masing-masing agar semakin memantapkan pelaksanaan program BPNT sembako di Kabupaten Malaka.

Keenam, menyikapi berita media yang menyoroti pelaksanaan Program BPNT Sembako saat ini maka peserta rapat yang menggunakan beras Perum Bulog Divre Atambua untuk melayani Kelompok Penerima Manfaat (KPM) BPNT Sembako di Kabupaten Malaka, menyatakan berita tersebut bukan bersumber dari e-warung sebagai pelaksana dan penyalur program BPNT.

Isi berita-berita tersebut banyak mengandung informasi yang tidak benar seperti harga, kualitas beras Bulog yang jelek, rasa beras yang tidak enak sehingga perlu diklarifikasi. Sampai saat ini, tidak satu pun e-warung atau agen BRILink yang menggunakan beras jenis Premium yang bersumber dari Bulog melakukan protes. KPM BPNT Sembako pun tidak pernah mempermasalahkan kualitas atau rasa beras yang diterima.

Baca Juga:  Kota Betun-NTT Lumpuh Total Delapan Jam

Ketujuh, Perum Bulog Divre Atambua memberikan kesempatan kepada semua mitra Rumah Pangan Kita (RPK) untuk mengambil langsung beras di Bulog Divre Atambua Stapel Jenilu-Atapupu dengan ketentuan menaati semua syarat yang disepakati bersama Bulog dan RPK. (*/cyk)

Komentar