• Loading stock data...

Pemerintah Indonesia Ingin Impor Beras, APPSINDO Kecewa

  • Bagikan

Jakarta, BisnisNusantara.com-Pemerintah Indonesia menginginkan untuk mengimpor beras guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Keinginan ini sangat mengecewakan Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO). Sebab, menurut APPSINDO, Indonesia adalah negara agraris yang didominasi petani penghasil beras. Bahkan, Bulog menyatakan stok beras dalam negeri masih cukup untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

“Lalu, kenapa pemerintah  mau impor beras. Keputusan ini jelas sangat mengecewakan APPSINDO”, demikian Ketua Penasehat APPSINDO Tjandra Setiadji dan Ketua Umum APPSINDO Hasan Basri di Jakarta, Sabtu (20/03/2021).

Menurut Tjandra, APPSINDO sebagai organisasi yang fokus pada pasar induk, keputusan pemerintah untuk mengimpor beras itu sangat mengecewakan.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Hentikan Perdebatan Impor Beras

“Kami yang tahu pasar. Selain pasar akan rusak dengan impor, kami juga kasian sama rakyat,” ungkapnya.

Mengutip pernyataan Kepala Bulog di media, Tjandra menegaskan, saat ini masih banyak stok impor beras yang belum terpakai.

Tidak masuk akal kalau Kepala Bulog bilang masih banyak stok bahkan hasil impor sebelumnya masih belum kepakai tapi masih mau impor lagi,” kata Tjandra yang juga praktisi hukum itu.

Lebih jauh Tjandra meminta Presiden Jokowi untuk menindak anak buahnya yang memaksakan impor beras. Sebab, kebijakan itu akan merusak citra Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Hentikan Perdebatan Impor Beras

“Asal usul ide impor dari kementerian apa, saya yakin Pak Jokowi akan menindaknya dan harapan kami memang harus ditindak,” harap Tjandra.

Lebih jauh Tjandra mendesak pemerintah segera membatalkan rencana impor tersebut. “Keputusan impor tersebut harus dihentikan,” ungkap tokoh kelahiran Bagansiapi-api itu.

Hal senada disampaikan Ketua Umum APPSINDO Hasan Basri. Menurut Hasan, impor beras di saat beras masih memenuhi gudang Bulog sangat merusak citra Presiden Jokowi di dalam kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Apalagi impor tersebut sudah menimbulkan polemik antarpejabat terkait yang berwewenang.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Hentikan Perdebatan Impor Beras

“Kita, APPSINDO, mengimbau pemerintah menjalankan kebijakan yang terkait dengan kepentingan publik lebih mengedepankan kepentingan nasional daripada kepentingan pengusaha tertentu yang mungkin juga mafia beras,” tandas Hasan.

Hasan mengharapkan pemerintah menghindari kegaduhan dalam masyarakat terkait masalah impor beras.

“Polemik ini membuktikan kebijakan pro petani jauh api dari panggang, artinya pemerintah tidak peduli kepada rakyat khususnya para petani,” demikian Hasan. (cyk)

  • Bagikan