• Loading stock data...

Pelaku Pembunuhan Warga Rinhat Diciduk Tim Polres Malaka

  • Bagikan

Betun, BisnisNusantara.com-Tim Polres Malaka di bawah pimpinan Kasat Reskrim IPTU Jamari, SH, MH  berhasil mengungkap dan menciduk pelaku pembunuhan warga Desa Raisamane Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim Polres Malaka itu terdiri Sat Reskrim Polres Malaka jajaran Polda NTT bersama Kapolsek Rinhat IPTU Made Yudana bersama anggota dan Kapolsek Wewiku IPTU Soleman Badu, SH.

Warga Desa Raisamane yang bernama Maria Regina Luruk alias Bete Lauk (47), ditemukan sudah tidak bernyawa pada Jumat 2 Juli 2021 sekira pukul 15.30 WITA. Tepatnya di pinggir cekdam Sadan Dusun Srin Desa Raisamane Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. Adapun pelaku tersebut adalah Tersangka YYF (19) yang merupakan keponakan korban.

Kapolres Malaka AKBP Rudy J. J. Ledo, SH, SIK yang didampingi Kasat Reskrim Polres Malaka IPTU Jamari, SH, MH menjelaskan kalau Tim Sat Reskrim Polres Malaka bersama Tim Polsek Wewiku dan Rinhat sudah mengungkap sekaligus membekuk pelaku pembunuhan korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk.

Kapolres Rudy menjelaskan, sesaat sebelum kejadian, Tersangka YYF mendatangi rumah korban Bete Lauk sekira pukul 09.00 WITA. Dia menanyakan keberadaan korban kepada orangtua korban yang bernama Martina Hoar. Pada waktu itu diperoleh informasi kalau korban Bete Lauk pergi ke kebun untuk petik sirih.

Mendapat informasi tersebut, Tersangka YYF berangkat ke kebun yang jaraknya kurang lebih satu kilometer. Tetapi, sesampai di kebun ternyata korban Bete Lauk tidak ada. Tersangka YYF kemudian pulang melewati jalan arah ke Cekdam. Sesampai di Cekdam, Tersangka melihat korban Bete Lauk sementara cuci tangan.

Melihat korban sendirian, timbullah niat Tersangka YYF untuk menyetubuhi korban. Tersangka kemudian mendekati korban. Dari jarak sekira dua meter, Tersangka menggunakan tangan kanan melempar korban Bete Lauk menggunakan batu. Lemparan batu itu mengenai bagian bawah kelopak mata korban. Sehingga, korban mengalami luka dan berdarah hingga korban Bete Lauk jatuh tengkurap.

Takut korban berteriak, Tersangka YYF kemudian menggunakan kayu gamal yang diambil dari cekdam menusuk bagian bawah tubuh korban Bete Lauk hingga meninggal karena banyak mengeluarkan darah.

Akibat perbuatannya, Kasat Reskrim Polres Malaka IPTU Jamari, SH, MH menegaskan, Tersangka YYF diduga telah melakukan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (cyk)

  • Bagikan