• Loading stock data...

Klaim Tanah Milik Robi Mella Aset Daerah, Bupati TTS Ditantang Akhmad Bumi Tunjukkan Sertifikat

  • Bagikan

Kupang, BisnisNusantara.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengklaim tanah milik Robi Damianus Mella dan menggusur rumah yang dibangun di atasnya sebagai aser daerah.

Tindakan eksekusi penggusuran bahkan sudah dilakukan Pemkab TTS di bawah komando Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) pada Selasa (13/04/2021) lalu.

Bupati TTS Egusem Piter Tahun, ST, MM beralasan, tindakan penggusuran yang dilakukan itu merupakan tindakan penertiban aset daerah. Dengan demikian, dia berharap ke depan tidak ada lagi yang membangun rumah di kawasan aset Pemkab TTS.

Merespon pernyataan Bupati Tahun, Akhmad Bumi, SH selaku kuasa hukum Akhmad Bumi menantangnya untuk menunjukkan sertifikat atas tanah tersebut.

“Jika rumah kliennya merupakan aset negara maka harus memiliki sertifikat sesuai UU Perbendaharaan Negara Pasal 49 ayat (1) dan harus terdaftar dalam aplikasi Kartu Inventaris Barang (KIB) A untuk aset tanah, yang biasa dikenal Simda Aset pada Pemkab TTS,” jelas Akhmad saat ditemui di Polda NTT, Kamis (15/04/21).

Baca Juga:  Kuasa Hukum Robi Mella, Akhmad Bumi: Tindakan Penggusuran Pemkab TTS Sewenang-wenang

Adapun KIB B adalah aplikasi untuk jenis aset berupa peralatan dan mesin seperti kendaraan dinas berupa sepeda motor dan mobil. Sedangkan KIB C adalah aplikasi untuk jenis aset daerah berupa bangunan dan perkantoran, dan lain-lain.

Bupati TTS tidak pernah menyebut tanah yang dibangun Robi Mella dengan nomor sertifikat yang terdaftar di aset Pemkab. Dia hanya menyebutkan tanah tersebut adalah aset daerah TTS.

“Sangat tidak masuk akal seorang Bupati tidak mengerti soal KIB aset daerah. Jika tidak mengerti Bupati dapat bertanya kepada Kepala Aset Pemkab TTS dan memeriksa data aset tanah dalam KIB A,” terang Advokat yang menerima penghargaan The Best Lawyer and Law Firm Service Excellent of The Year pada 2009.

Menurutnya, KIB itu sebuah aplikasi data yang tidak bisa dimanipulasi atau direkayasa karena terakses sampai ke Menteri Keuangan RI dan Menteri Dalam Negeri RI. “Jika aset daerah berupa tanah tidak memiliki sertifikat maka sistem aplikasi KIB akan menolak dan tidak bisa terdaftar dalam KIB A,” tandas Akhmad.

Baca Juga:  Surat Kuasa Hukum Diabaikan Pemkab TTS, Rumah Robi Mella Digusur Rata Tanah

Mengutip UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 49 ayat (1) Akhmad menegaskan, “Barang milik negara/daerah berupa tanah harus disertifikatkan….dan seterusnya.”

Untuk prosedur penggunaan aplikasi KIB A, harus memasuki kode aset, nama pemiliknya, tanggal perolehan, hak tanah, alamat, luas, nomor sertifikat, tanggal sertifikat, dan asal usul tanah.

“Jika semua data tersebut lengkap maka aplikasi KIB A akan menampilkan data aset tersebut”, tandas Akhmad.

Advokat Peradi ini bermisal, pembangunan sumur bor yang dibangun Pemerintah tapi karena status tanah belum ada sertifikat atas nama Pemkab maka tidak bisa diinput ke aplikasi KIB A sebagai aset daerah. Sebab, untuk menginput data ke aplikasi KIB tidak bisa menggunakan surat lain seperti surat Pelepasan Hak (PH) tapi harus pakai sertifikat asli.

Baca Juga:  BPK RI Perwakilan NTT Lakukan Audit Keuangan Pemkab TTS

Yang menjadi pertanyaan Akhmad selaku kuasa hukum Robi Mella adalah bagaimana Pemkab TTS menggusur rumah warga dengan dalil tanah tersebut aset daerah tetapi tidak terdaftar di aplikasi KIB A sebagai aset daerah.

“Saya tantang Bupati TTS untuk menunjukkan nomor sertifikat yang tercatat dalam aplikasi KIB A. Hal ini untuk menghindari pembohong publik atas pernyataan pemimpin daerah terkait tanah aset Pemkab”, demikian Akhmad.

Hal lain yang dipertanyakan Akhmad adalah prosedur peralihan hak dari hak milik ke hak pengelolaan, atau hak pakai ke hak guna bangunan,” tandas Bumi.

“Kalau tidak ada sertifikat, dasar apa yang digunakan Pemkab TTS untuk menggusur rumah milik Robi Damianus Mella? Ini yang disebut perbuatan melanggar hukum”, demikian Akhmad. (cyk)

  • Bagikan