• Loading stock data...

HIMSHI akan Gelar Munas dan Seminar Hukum Nasional

  • Bagikan

Kupang, BisnisNusantara.com– Himpunan Muda Sarjana Hukum Indonesia (HIMSHI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Hukum Nasional dalam waktu dekat.

HIMSHI dalam rilis yang diterima redaksi BisnisNusantara.com, Kamis (04/03/201) siang, menyebutkan, Indonesia adalah negara hukum. Munculnya ide negara hukum merupakan hasil pergulatan pemikiran yang panjang, bahkan berabad-abad, tentang negara dan hukum, terutama berkaitan dengan persoalan hakekat, asal mula, serta tujuan negara.

“Fokus permasalahannya terletak pada pertanyaan dari manakah negara mendapat kekuasaan untuk memerintah serta mengadakan tindakan-tindakan yang harus ditaati oleh rakyat?

Menurut HIMSHI, negara hukum Indonesia tidak terlepas dari politik hukum. Sebab, politik hukum menjadi penentu arah kebijakan hukum dalam melakukan pembaruan hukum nasional menuju pada hukum yang dicita-citakan.

“Politik hukum Indonesia sampai saat ini masih menjadi perdebatan terkait letak politik hukum. Apakah letaknya pada ilmu hukum atau pada ilmu politik. Selama ini kita hanya memahami hukum pada ketentuan norma yang diproduk secara politik. Tetapi mengapa norma itu dibentuk, apa yang melatarbelakangi, apakah norma itu dibutuhkan oleh masyarakat atau tidak, tidak diketahui kebanyakan orang”, sebut HIMSHI.

Atas dasar itulah, HIMSHI hadir di ini negeri. HIMSHI hadir dengan tujuan antara lain mengambil bagian dan memfokuskan diri pada dinamika dan perkembangan hukum nasional, mempromosikan kesadaran akan hukum dan menanamkan kesadaran akan pentingnya tanggungjawab sosial bagi para sarjana hukum Indonesia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, HIMSHI berupaya untuk memajukan dan mengembangkan pemahaman serta penghargaan terhadap sistem-sistem hukum yang berlaku, menjadikan anggotanya sarjana hukum yang berwawasan nasional dan internasional, bertanggungjawab secara sosial, berkomitmen secara akademik dan memiliki kemampuan hukum yang baik dalam memberikan pikiran terkait dinamika hukum nasional.

Selain itu, HIMSHI juga sebagai sarana untuk mempererat rasa persaudaraan di antara para sarjana hukum Indonesia yang menjadi anggota HIMSHI dan sebagai wadah pertukaran informasi serta pengetahuan mengenai isu-isu dan dinamika hukum nasional yang berkembang.

HIMSHI sendiri dirintis sejak 2010 di Yogyakarta oleh perwakilan para sarjana hukum Indonesia antara lain Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, NTT, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Yogyakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia. Pasca terbentuk, HIMSHI tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Tahun 2021 atas komunikasi informal dengan beberapa delegasi pada perintisan awal 2010, HIMSHI dipikirkan untuk dihidupkan kembali.

Sebagai gebrakan awal, HIMSHI akan menggelar Munas HIMSHI dan Seminar Hukum Nasional pada 2021. Karena situasi Pandemi Covid-19 kegiatannya akan digelar secara virtual.

Direncanakan, dalam kegiatan itu HIMSHI akan menghadirkan Ketua Mahkamah Agung (MA) atau Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) atau Mengkopolhukam RI untuk menjadi keynote speaker atau menjadi salah satu pembicara pada acara seminar hukum nasional tersebut.

Seminar tersebut akan mengangkat thema:  “Konsep dan Aktualisasi Negara Hukum Indonesia”.

Dalam Munas, HIMSHI selain memperkokoh Pengurus Nasional, diupayakan dapat menghasilkan usulan yang akan dibahas dalam Rancangan Kerja Nasional HIMSHI 2021-2026.

Tim Persipan Munas dan Seminar Hukum Nasional HIMSHI ini antara lain Akhmad Bumi, SH, Bismar Parlindungan Siregar, SH, MH,
Dr. H. M Eko Prasetyo, SH, MHum, Dr. Fahri Bachmid, SH, MH,
Husni Kusuma Dinata, SH, MH, Agus Haikal, SH, Isai Wuritimur, SH, MH,
Rizal Simon Thene, SH, MHum, Nur Zakiah, SH, MH, Husni Mubaraq, SH, Al Fath Prabowo, SH, Ahmad Azis Ismail, SH, Bisri Fansyuri LN, SH dan Abdul Hamid, SH.

Tempat dan waktu pelaksanaan kegiatan akan ditentukan kemudian. (cyk)

  • Bagikan