• Loading stock data...

Hari Air Sedunia, Inilah Kesaksian Warga Malaka Tentang Manfaat Air

  • Bagikan

Betun, BisnisNusantara.com-Sejumlah warga Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengurai kesaksian mereka tentang manfaat air dalam hidup dan kehidupan keseharian mereka.

Kesaksian itu diungkapkan di sela-sela kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Cegah Konsumsi Air Mentah yang diselenggarakan Yayasan Pijar Timur Indonesia di Aula Susteran SSpS Betun, Selasa (23/03/2021).

Kesaksian yang mereka sampaikan ini berkaitan dengan Peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati 22 Maret setiap tahun.

Mereka adalah para peserta pelatihan yang berasal dari berbagai instansi pemerintah mulai dari desa, kecamatan sampai kabupaten. Antara lain pemerintah desa, komunitas penyandang disabilitas, pengelolah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Puskesmas, Tim Penggerak PKK, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD), Dinas Kesehatan dan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D).

Baca Juga:  Penjabat Bupati Malaka Pantau Situasi Gereja Jelang Hari Raya Paskah

Niko Seran, salah satu anggota komunitas penyandang disabilitas Malaka, misalnya, bersaksi kalau dia sangat menghargai air. Sebab, air sangat berguna bagi kehidupan.

Alfons Seran, peserta lainnya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, bersaksi bahwa dia menghargai air. Sebab, tanpa air dia tidak bisa hidup.

Kepala Desa Wederok, bersaksi dengan mengaku bahwa dia menghargai air karena air adalah teman hidup selamanya.

Baca Juga:  Posko Bencana Banjir Herman Herry Dibuka di Rumah Bupati Malaka Terpilih

Salah satu peserta dari unsur perangkat desa bersaksi bahwa dia menghargai air karena air sangat berguna bagi kesehatannya.

Salah satu pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Malaka yang hadir bersaksi bahwa dia menghargai air karena air merupakan kebutuhan dasar.

Seusai para peserta memberi kesaksian, Direktur Yayasan Pijar Timur Indonesia Vincensius Kiabeda menjelaskan, air dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia sejak dalam kandungan, lahir, besar dan mati. Karena itulah air merupakan kebutuhan dasar manusia.

Baca Juga:  Bupati Malaka Simon Nahak Serahkan Sumbangan Hewan Kurban kepada Umat Islam

“Semua aktivitas manusia tidak berjalan tanpa air”, demikian Vincentius.

Sebelum membuat kesaksian, para peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Cegah Konsumsi Air Mentah ini terlebih dahulu mengikuti presentasi pemanfaatan teknologi penyaringan air (water filter) dari Nazava.

Intinya, penyaringan ini dimaksudkan untuk mencegah konsumsi air mentah. (cyk)

  • Bagikan