• Loading stock data...

Enam Negara Larang WNI Masuk ke Negaranya Gegara Covid-19

  • Bagikan

Jakarta, BisnisNusantara.com-Sedikitnya enam negara melarang Warga Negara Indonesia (WNI) masuk ke wilayahnya.

Pelarangan ini terjadi gegara semakin melonjaknya angka kasus Covid-19 beberapa pekan terakhir di Indonesia sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia.

Enam negara itu adalah :

1. Singapura
Singapura melarang warga negara Indonesia masuk mulai 12 Juli 2021. Selain itu, semua pendatang dengan riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 21 hari terakhir juga tidak akan diizinkan transit melalui Singapura.

2. Hong Kong
Hong Kong menutup penerbangan dari Indonesia mulai 23 Juni 2021. Otoritas Hong Kong memutuskan menyetop penerbangan dari Indonesia lantaran adanya beberapa penumpang yang ditemukan positif Covid-19, berdasarkan hasil tes setelah mendarat di Hong Kong. Bahkan Hong Kong menetapkan Indonesia dalam kategori negara A1 atau berisiko tinggi penularan Covid-19.

Baca Juga:  Direvisi Kembali, Ini Aturan PPKM Darurat Terbaru

3. Taiwan
Taiwan bahkan melarang pekerja imigran Indonesia masuk negara itu sejak Desember 2020. Pusat Komando Epidemi Pusat Taiwan (CECC) 4 Desember 2020 mengumumkan keputusan itu diambil berdasarkan angka kasus virus Corona di Indonesia.

4. Uni Emirat Arab (UEA)
UEA melarang penumpang transit dari Indonesia masuk mulai 11 Juli 2021. Tak hanya itu, UEA juga melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia, kecuali dengan sejumlah pengecualian mendesak, misalnya misi diplomatik atau memiliki pekerjaan penting di Indonesia.

Baca Juga:  Petugas Pengusung Jenazah Covid-19 Protes di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang

5. Oman
Otoritas Oman mengumumkan mulai 9 Juli 2021 Indonesia dan delapan negara lain dilarang masuk. Begitu pula dengan traveler yang berada di Indonesia dalam tempo 14 hari terakhir. Oman juga melarang warga negaranya untuk bepergian ke Indonesia.

6. Arab Saudi
Hingga saat ini, Arab Saudi belum mencabut status Indonesia dari daftar negara yang dilarang masuk sejak Februari. Arab Saudi mempertimbangkan penilaian atas perkembangan kasus Covid-19. Indonesia termasuk di dalamnya bersama antara lain Lebanon, Mesir, dan Pakistan.

Baca Juga:  Direvisi Kembali, Ini Aturan PPKM Darurat Terbaru

Keputusan pelarangan negara-negara itu dilakukan menyusul semakin tingginya angka kasus Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir di Indonesia.

Pada akhir pekan kemarin, kasus virus yang bermula dari Kota Wuhan, China ini bertambah hingga 36.197. Alhasil, total kasus positif kini sudah mencapai 2.527.203, kesembuhan 2.084.724, dan kematian 66.464. (cyk)

Sumber: CNBC Indonesia

  • Bagikan