• Loading stock data...

Dua Warga TTU Dianiaya Oknum Anggota TNI Koramil Biboki Selatan

  • Bagikan

Kefamenanu, BisnisNusantara.com-Dua warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dianiaya oknum anggota TNI Koramil Biboki Selatan, Jumat 30 Juli 2021 pukul 18.00 Wita.

Oknum pelakunya adalah Kopral Kepala Elias Punef. Sedangkan para korban adalah Mikhael Juventus Ukat (15 tahun), siswa Kelas VII SMP Negeri Manufui dan Yakobus Naisau (17 tahun), siswa Kelas IX SMA Negeri Manufui. Keduanya warga Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan Kabupaten TTU.

Hingga siang ini, informasi yang diperoleh dari keluarga kedua korban menyebutkan, oknum anggota TNI Koramil Biboki Selatan Kopral Kepala Elias Punef itu dilakukan atas alasan kedua korban melanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

Peristiwa ini terjadi di halaman rumah Marselinus Naicea, kakak kandung salah satu korban, Yakobus Naisau, tepatnya di Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan.

Seusai melakukan perbuatannya, Kopral Kepala Elias Punef mempersilahkan kedua korban melapor ke mana saja. Sementara keluarga kedua korban langsung membawa kedua korban ke Polsek Biboki Selatan untuk membuat laporan polisi dan ke Koramil Biboki Selatan.

Oleh pihak Polsek Biboki Selatan, kedua korban dibawa ke Puskesmas Manufui untuk divisum dan menjalani perawatan. Tetapi dokter sedang menjalani isolasi wajib Covid-19 di Kefamenanu, ibukota Kabupaten TTU.

Atas kesepakatan pihak kepolisian dan keluarga kedua korban, kedua korban dibawa ke Puskesmas Oelolok Kecamatan Insana yang jauhnya sekira 15 kilometer dari Puskesmas Manufui, untuk divisum.

Dari tindakan visum yang dilakukan dokter Puskesmas Oelolok, diketahui kalau kedua korban mengalami sakit cukup serius. Kopka EP memukul Yakobus Naisau pada mulutnya. Akibatnya, bibir bagian bawahnya pecah dan dua buah giginya goyang.

Tak puas, Kopka EP meninju ulu hati (dada bawah) korban Yakobus Naisau menggunakan kekuatan penuh hingga jatuh terlentang. Sudah begitu, Kopka EP menggunakan kaki menginjak dada korban Yakobus dengan kekuatan penuh yang membuatnya meringis kesaktian.

Setelah Yakobus Naisau, Kopka EP menghajar lagi Mikhael Juventus Ukat pada bagian wajah dan punggungnya. Sehingga, korban Mikhael Juventus Ukat mengalami sesak napas. Kopka EP kemudian pergi meninggalkan kedua anak di bawah umur itu di halaman rumah Marsel Naicea.

Sambil menghidupkan sepeda motor trailnya, Kopka EP katakan, “mau lapor ke mana saja, silahkan”.

Saat laporan ini ditayangkan, pihak Polisi Militer Kodim 1618/TTU sudah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dari pelaku dan saksi-saksi.

Petugas Polisi Militer setempat pun sudah memindahkan dan membawa korban Yakobus Naisau dari Puskesmas Manufui ke Rumah Sakit Leona untuk menjalani perawatan lebih intensif di sana. (cyk)

  • Bagikan